Platform Resmi Pengawasan Kualitas Air DAMIU — Kota Makassar
Platform Digital Pengawasan DAMIU

Transformasi Pengawasan DAMIU Berbasis Data

SIPAKATAU menghadirkan tata kelola pengawasan Depot Air Minum Isi Ulang yang lebih terintegrasi, digital, akurat, dan berkelanjutan.

Dari data dan pemeriksaan menjadi informasi, evidence, dan dasar pengambilan keputusan.
Masuk ke SIPAKATAU

Terintegrasi

Satu ekosistem data pengawasan

Real-Time

Pencatatan & status terbarui

Akurat

Berbasis hasil laboratorium

Berkelanjutan

Pemantauan & pembinaan berkala

Apa itu SIPAKATAU?

Transformasi Tata Kelola Pengawasan DAMIU di Kota Makassar

SIPAKATAU merupakan proyek perubahan untuk mengubah pengawasan kualitas Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Kota Makassar dari proses yang tersebar, manual, dan parsial menjadi tata kelola yang terintegrasi, digital, real-time, akurat, dan berkelanjutan.

SIPAKATAU menghubungkan data DAMIU, perizinan, inspeksi sanitasi, pengambilan sampel, pemeriksaan laboratorium, status kepatuhan, pembinaan, dan tindak lanjut dalam satu ekosistem pengawasan.

Pendataan Terpusat
Satu pintu data profil dan perizinan DAMIU Kota Makassar.
Evidence Base
Keputusan berbasis laporan validasi laboratorium resmi.

Ekosistem Pengawasan Terintegrasi

DATA DAMIU & PERIZINAN
INSPEKSI SANITASI (IKL)
PENGAMBILAN SAMPEL AIR
PEMERIKSAAN LABORATORIUM
STATUS KEPATUHAN (MS / TMS)
PEMBINAAN & TINDAK LANJUT
Perbandingan Tata Kelola

Mengapa Perubahan Ini Dibutuhkan?

Perubahan paradigma dari pengawasan konvensional ke platform terdigitalisasi berbasis evidence.

SEBELUM

  • Data DAMIU tersebar di berbagai instansi secara parsial.
  • Proses inspeksi dan pendataan masih manual / berbahan kertas.
  • Pemantauan status belum real-time dan sulit diakses cepat.
  • Riwayat kelaikan dan pengujian sampel sulit ditelusuri.
  • Hasil laboratorium belum optimal dimanfaatkan untuk pengawasan.
  • Tindak lanjut dan pembinaan belum terdokumentasi sistematis.

SESUDAH SIPAKATAU

  • Basis data terintegrasi dalam satu platform publik dan internal.
  • Alur proses pengawasan digital dan terhubung otomatis.
  • Monitoring status kepatuhan secara langsung (real-time).
  • Rekam jejak inspeksi & histori lab tersimpan traceable.
  • Hasil laboratorium terhubung langsung sebagai evidence pengawasan.
  • Rekomendasi dan tindak lanjut pembinaan dipantau hingga tuntas.
Tantangan Kesehatan Masyarakat

Urgensi Pengawasan DAMIU

Data baseline / sumber paparan proyek 2026
35%

Pengguna jasa DAMIU dari sekitar 1,5 juta penduduk Kota Makassar.

23%

Hasil pemeriksaan Balai Labkesmas Makassar dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

70.394

Kasus diare akut tercatat di Kota Makassar hingga tahun 2025.

18%

Dari 1.130 DAMIU melakukan pemeriksaan laboratorium secara berkala.

±3%

Dari 1.130 DAMIU yang telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Arsitektur Pengawasan

One Data – One Process – One Monitoring

Tiga pilar utama penguatan tata kelola sanitasi DAMIU yang saling terhubung.

01

ONE DATA

Satu basis data DAMIU yang terintegrasi, mencakup profil usaha, lokasi geospasial, legalitas perizinan, hingga status kelaikan sanitasi.

02

ONE PROCESS

Alur pengawasan yang terhubung tanpa terputus, mulai dari pendaftaran, inspeksi lapangan, pengajuan lab, hingga penerbitan rekomendasi.

03

ONE MONITORING

Pemantauan status DAMIU dan hasil pemeriksaan laboratorium secara konsolidatif untuk pengambilan keputusan lintas pemangku kepentingan.

Modul & Kapabilitas

Pengawasan DAMIU dalam Satu Ekosistem

8 fitur teknis utama pendukung efektivitas kerja pengawas dan pengambil keputusan.

1. Pemetaan DAMIU

Visualisasi persebaran DAMIU secara geospasial berbasis koordinat presisi.

2. Data DAMIU

Pengelolaan informasi terstruktur profil pemilik, alat, dan legalitas usaha.

3. Inspeksi Sanitasi

Dokumentasi digital proses pemeriksaan tempat, sarana, dan higiene (IKL).

4. Pengambilan Sampel

Pengelolaan alur penyamplingan air secara sistematis dan terverifikasi.

5. Pemeriksaan Lab

Integrasi hasil uji fisik, kimia, dan mikrobiologi dari Balai Labkesmas.

6. Status Kepatuhan

Penetapan status Layak (MS) / Tidak Layak (TMS) berdasarkan regulasi.

7. Riwayat Pemeriksaan

Rekam histori pengujian berkala DAMIU yang mudah ditelusuri ulang.

8. Pembinaan & Lanjut

Pemberian arahan, perbaikan sarana, dan evaluasi hasil tindak lanjut.

Alur Kerja Sistem

Bagaimana SIPAKATAU Bekerja?

Proses berkesinambungan 8 tahap pengawasan sanitasi DAMIU.

01. DATA DAMIU
02. PERIZINAN
03. INSPEKSI SANITASI
04. PENGAMBILAN SAMPEL
05. PEMERIKSAAN LABORATORIUM
06. STATUS KEPATUHAN
07. PEMBINAAN
08. TINDAK LANJUT
Metodologi Pengawasan

Dari Data Menjadi Evidence

Data pemeriksaan laboratorium tidak berhenti sebagai hasil pengujian. SIPAKATAU menghubungkan hasil tersebut dengan data pengawasan sehingga dapat menjadi evidence untuk mendukung penentuan status kepatuhan, prioritas pembinaan, dan pengambilan keputusan.

STAGE 1DATA
STAGE 2INFORMASI
STAGE 3EVIDENCE
STAGE 4KEPUTUSAN
FINAL ACTIONTINDAK LANJUT
Manfaat Multisektor

Siapa yang Mendapat Manfaat?

Dampak positif platform bagi seluruh ekosistem pengawasan air minum.

Laboratorium

Balai Labkesmas / Lab Uji

Optimalisasi pemanfaatan data hasil pemeriksaan dan penguatan peran laboratorium sebagai evidence generator dalam keputusan kesehatan.

Pemerintah Daerah

Dinas Kesehatan & Pemda

Monitoring kualitas air lebih mudah, penetapan kebijakan berbasis data (data-driven policy), dan pengendalian risiko penyakit bawaan air.

Fasilitas Kesehatan

Puskesmas

Pemantauan DAMIU di wilayah kerja Puskesmas menjadi lebih terstruktur, efisien, dan memiliki rekam data historis yang jelas.

Pelaku Usaha

Pemilik DAMIU

Status kepatuhan lebih jelas, proses pengajuan kelaikan transparan, dan mendapat pendampingan pembinaan yang terarah.

Publik

Masyarakat Umum

Perlindungan terhadap risiko kualitas air minum meningkat, serta jaminan higienitas sanitasi air yang dikonsumsi harian.

Sistem Governance

Organisasi & Instansi

Digitalisasi, integrasi data, informasi lebih cepat, keputusan lebih tepat, respons lebih cepat, dan pengawasan lebih efektif.

Pilar Transformasi

Nilai Strategis SIPAKATAU

SIPAKATAU bukan sekadar aplikasi pendataan, melainkan kerangka kerja strategis tata kelola sanitasi air minum modern.

01 DATA TERINTEGRASI
Satu basis data untuk semua instansi teknis.
02 PENGAWASAN BERBASIS DATA
Meminimalkan bias analitis pengawasan lapangan.
03 EVIDENCE UNTUK KEPUTUSAN
Dasar penetapan sanksi maupun rekomendasi.
04 KOLABORASI LINTAS SEKTOR
Menghubungkan Dinkes, Lab, dan Puskesmas.
05 RESPONS YANG LEBIH CEPAT
Deteksi dini kontaminasi mikrobiologi.
06 KEBERLANJUTAN TATA KELOLA
Sistemik dan berjangka panjang.

Flow Value Chain SIPAKATAU

Pemetaan
Pemeriksaan
Evaluasi
Evidence
Pengawasan
Keputusan
Tindak Lanjut
Collaborative Governance

Kolaborasi untuk Pengawasan Berkelanjutan

SIPAKATAU mengintegrasikan seluruh pemangku kepentingan dalam jaringan pengawasan terpadu.

Balai Labkesmas
Dinas Kesehatan
Puskesmas
Pemerintah Daerah
DPMPTSP
Disperindag
Kominfo
Pelaku Usaha DAMIU
SIPAKATAU — Hub Pengawasan Terpadu
Tahapan Pengembangan

Menuju Ekosistem Pengawasan Berkelanjutan

Rencana aksi jangka pendek hingga pengembangan skala nasional.

2026

Pilot Project

Implementasi awal dan pemetaan menyeluruh di wilayah Kota Makassar.

2026–2027

Integrasi Lintas Sektor

Penguatan integrasi perizinan, laboratorium, dan sistem informasi daerah.

2027–2028

Replikasi Daerah

Replikasi model pengawasan terpadu ke kabupaten/kota lain di Indonesia.

2028+

Nasionalisasi Model

Pengembangan model pengawasan DAMIU berbasis data terintegrasi secara nasional.

Menuju Pengawasan DAMIU yang Lebih Terintegrasi

SIPAKATAU mendorong pemanfaatan data, hasil pemeriksaan, dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pengawasan DAMIU yang lebih efektif dan berkelanjutan.